Mainberita – Dalam setiap event lari, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, namun justru menjadi magnet tersendiri bagi peserta: kehadiran fotografer. Mereka bukan sekadar orang yang berdiri di pinggir lintasan dengan kamera di tangan. Lebih dari itu, fotografer ibarat “penangkap cerita” yang membuat setiap langkah dan keringat pelari menjadi kenangan tak ternilai.
Bayangkan saja, ketika seorang pelari berjuang menuntaskan jarak 10K atau bahkan half marathon, tentu ada momen lelah, momen hampir menyerah, hingga momen bahagia saat garis finish sudah di depan mata. Nah, semua ekspresi itu bisa hilang begitu saja tanpa ada yang mengabadikannya. Di sinilah fotografer hadir, menangkap detik-detik penting yang kemudian menjelma menjadi foto penuh makna.
Bagi banyak peserta, dokumentasi dari fotografer bahkan menjadi salah satu alasan mereka ikut event. Foto yang bagus bisa menjadi kebanggaan pribadi, oleh-oleh berharga setelah perjuangan panjang, sekaligus bahan pamer di media sosial. Tidak sedikit yang mengatakan, “Kalau ada fotografernya, larinya lebih semangat. Siapa tahu dapat foto kece buat di-upload.”

