Mainberita Tulungagung – Hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung sejak Rabu Siang hingga Kamis dini hari (6/11/2025). Air turun tanpa jeda, mengiringi pagi yang lembab dan udara yang menenangkan, namun sekaligus membawa kekhawatiran tersendiri bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana.
Sejumlah wilayah di selatan dan timur Tulungagung seperti Pucanglaban, Kalidawir, dan Pagerwojo memiliki potensi longsor yang cukup tinggi, terutama saat curah hujan meningkat. Sementara di kawasan kota, genangan air mulai muncul di beberapa titik akibat saluran air yang tak mampu menampung debit hujan.
Meski belum menimbulkan bencana besar, kondisi ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan perlu dimulai sejak dini, bukan ketika banjir atau longsor sudah terjadi.
Selain risiko bencana, musim hujan juga berpengaruh pada kesehatan masyarakat. Udara lembab dan perubahan suhu mendadak sering membuat daya tahan tubuh menurun. Flu, batuk, hingga demam menjadi penyakit langganan di musim hujan.

