Mainberita – Menjelang Ramadan dan masa-masa setelahnya, banyak umat muslim yang mulai kembali mengqadha puasa yang pernah ditinggalkan.
Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul adalah: apakah niat sahur untuk puasa qadha Ramadan sama dengan niat puasa sunnah?
Meski sama-sama dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, niat untuk puasa qadha Ramadan dan puasa sunnah sebenarnya berbeda, terutama dari segi hukum, waktu pengucapan, serta tujuan ibadah.
Berikut penjelasannya.
1. Puasa Qadha Ramadan Hukumnya Wajib
Puasa qadha dilakukan untuk mengganti puasa Ramadan yang tertinggal karena alasan syar’i, seperti sakit, haid, nifas, atau perjalanan jauh.
Karena statusnya wajib, maka niat qadha harus dilakukan pada malam hari, sebelum masuk waktu subuh.

