3. Pengaruh Sastra Inggris
Di Inggris, tradisi April Mop mulai terkenal pada abad ke-18. Penyair seperti Geoffrey Chaucer dalam “The Canterbury Tales” (1392) diduga secara tidak langsung mengacu pada lelucon yang terjadi di awal April.
Meskipun interpretasi ini masih diperdebatkan, kisah-kisah dalam sastra Inggris berkontribusi terhadap berkembangnya kebiasaan bermain lelucon pada tanggal 1 April.
4. April Mop di Berbagai Negara
Seiring waktu, April Mop menyebar ke berbagai negara dengan tradisi yang beragam. Di Prancis dan beberapa negara berbahasa Prancis, orang sering menempelkan gambar ikan kertas di punggung seseorang tanpa sepengetahuannya, yang disebut “Poisson d’Avril” atau “Ikan April.” Di Skotlandia, perayaan ini dikenal sebagai “Hunt the Gowk Day,” di mana orang dikirim dalam misi palsu sebagai bagian dari lelucon.
Meskipun asal-usul April Mop tidak dapat dipastikan secara mutlak, tradisi ini telah berkembang menjadi hari yang penuh dengan humor dan kejutan di berbagai belahan dunia.
Apakah benar berasal dari perubahan kalender, festival kuno, atau pengaruh sastra, satu hal yang pasti: pada tanggal 1 April, siapa pun bisa menjadi sasaran keisengan! (*)

