Tradisi kupatan setelah Hari Raya Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan kuliner, tetapi juga memiliki nilai sejarah, makna religius, dan filosofi yang mendalam.
Tradisi ini mengajarkan pentingnya introspeksi, saling memaafkan, dan mempererat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat. Hingga kini, perayaan kupatan masih lestari dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Islam di Indonesia. (*)
1 2

