Ajarkan mereka untuk berpikir sebelum membeli sesuatu:
- Apakah barang ini benar-benar dibutuhkan?
- Apakah ada barang lain yang lebih bermanfaat?
- Apakah harga barang ini sepadan dengan nilai uang yang dimiliki?
Dengan cara ini, anak-anak akan belajar untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan keuangan.
6. Mengenalkan Konsep Investasi Sederhana
Jika anak sudah cukup besar, orang tua bisa mulai mengenalkan konsep investasi sederhana. Misalnya, ajarkan mereka untuk menabung dalam bentuk emas atau membuka rekening tabungan pendidikan.
Bisa juga dengan mengajarkan mereka untuk “menginvestasikan” uangnya dalam sesuatu yang produktif, seperti membeli perlengkapan untuk hobi atau keterampilan yang bisa bermanfaat di masa depan.
7. Membuat Daftar Keinginan dan Target Keuangan
Ajak anak-anak untuk membuat daftar barang atau pengalaman yang mereka inginkan. Misalnya, mereka ingin membeli mainan tertentu atau pergi ke tempat wisata. Setelah itu, bantu mereka menentukan target berapa uang yang harus ditabung dari THR mereka.
Dengan adanya target, mereka akan lebih termotivasi untuk mengelola uang dengan baik dan tidak tergoda untuk menghabiskannya begitu saja.
Mengajarkan anak cara memanfaatkan uang THR dengan bijak adalah langkah penting dalam membentuk kebiasaan keuangan yang sehat sejak dini. Dengan memahami konsep prioritas pengeluaran, menabung, berbagi, serta menghindari pengeluaran impulsif, anak-anak akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dalam mengelola keuangan mereka.
Sebagai orang tua, kita memiliki peran besar dalam memberikan contoh dan bimbingan yang baik. Dengan pendekatan yang tepat, anak-anak tidak hanya akan menikmati THR mereka, tetapi juga belajar keterampilan keuangan yang berguna untuk masa depan mereka. (*)

