Menurut Gus Ipul, anggaran itu digunakan untuk penyediaan bahan baku dapur umum dan operasional sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di lapangan.
Ia memastikan pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan ini.
Ia menambahkan, lebih dari 570 personel Tagana turut diterjunkan untuk membantu pengelolaan 30 titik dapur umum yang disiapkan oleh masyarakat maupun Kementerian Sosial.
Selain Tagana, TNI dan Polri juga ikut menyediakan dukungan berupa suplai bahan makanan untuk dapur umum.
Di sisi lain, BNPB juga melaporkan bahwa akses jalur Medan–Aceh Tamiang yang sebelumnya tertutup material longsor mulai terbuka.
Alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum telah bekerja menyingkirkan tanah, lumpur, dan puing yang menghambat jalan tersebut.
BNPB menyampaikan bahwa beberapa kendaraan sudah bisa melintas meski dengan kecepatan terbatas.
Targetnya, jalur tersebut dapat pulih sepenuhnya pada Rabu, 3 Desember 2025.
Pemulihan akses ini diharapkan memperlancar distribusi bantuan dan mempermudah mobilisasi tim di lapangan. (**)

