Ia meminta seluruh pihak, termasuk masyarakat, media, dan dinas terkait, untuk menyosialisasikan kebijakan ini kepada para petani melalui Kepala Desa, Lurah, serta kelompok tani.
“Bulog Cabang Tulungagung akan menjemput gabah langsung dari petani, dengan koordinasi bersama penyuluh pertanian dan Babinsa setempat,” ujar Rijanto dalam keterangannya, Kamis (20/3/2025).
Selain menjamin harga yang stabil, kebijakan ini juga bertujuan melindungi petani dari tengkulak dan fluktuasi harga pasar yang kerap merugikan mereka, terutama saat panen raya.
Pemerintah Kabupaten Blitar pun menginstruksikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk aktif mendampingi petani serta memperkuat koordinasi dengan penyuluh pertanian dan Babinsa di setiap kecamatan agar program ini berjalan lancar.(*)

