MainBerita.com – Cap Go Meh adalah perayaan yang menandai hari ke-15 sekaligus hari terakhir dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek.
Dalam bahasa Hokkien, “Cap Go Meh” berarti “malam ke-15,” yang merujuk pada tanggal dalam penanggalan lunar Tionghoa.
Perayaan ini memiliki makna penting, terutama sebagai ajang berkumpulnya keluarga, doa keberuntungan, dan puncak kemeriahan Tahun Baru Imlek.
Asal Usul dan Makna Cap Go Meh
Perayaan Cap Go Meh memiliki akar sejarah yang panjang dalam budaya Tionghoa.
Secara tradisional, malam ke-15 Imlek diyakini sebagai waktu yang baik untuk berdoa kepada para dewa dan leluhur demi keberuntungan sepanjang tahun.
Selain itu, Cap Go Meh juga sering dikaitkan dengan Festival Yuanxiao di Tiongkok, yang identik dengan lampion dan hidangan khas seperti onde-onde (tangyuan), simbol keharmonisan keluarga.
Tradisi Perayaan Cap Go Meh di Berbagai Daerah
Cap Go Meh dirayakan dengan berbagai cara, tergantung pada tradisi lokal. Beberapa tradisi yang populer antara lain:
1. Festival Lampion
Perayaan ini sering diwarnai dengan festival lampion yang menerangi malam, melambangkan harapan dan keberuntungan.

