Mainberita – Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap 23 Juli bukan hanya momen seremonial, melainkan waktu yang tepat untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap hak dan kebahagiaan anak-anak Indonesia.
Perayaan HAN dapat dilakukan oleh siapa saja: pemerintah, sekolah, keluarga, maupun komunitas. Yang terpenting adalah memastikan anak-anak merasa didengar, dihargai, dan diberi ruang untuk berkembang.
Berbagai Cara Merayakan Hari Anak Nasional
Berikut beberapa cara yang umum dan efektif dilakukan di Indonesia dalam memperingati Hari Anak Nasional:
1. Menggelar Kegiatan di Sekolah
Sekolah adalah tempat penting dalam kehidupan anak. Dalam rangka HAN, banyak sekolah mengadakan:
- Lomba kreativitas seperti menggambar, menulis puisi, atau membuat karya daur ulang.
- Pentas seni untuk menampilkan bakat anak dalam menyanyi, menari, atau bermain drama.
- Hari tanpa seragam untuk membuat suasana sekolah lebih santai dan menyenangkan.
- Diskusi atau seminar anak yang memberi ruang anak untuk menyuarakan pendapatnya.
2. Menyelenggarakan Festival atau Panggung Anak
Pemerintah daerah, komunitas, atau taman budaya sering mengadakan acara khusus seperti:
- Festival anak dengan permainan edukatif.
- Panggung ekspresi anak.
- Stand UMKM khusus hasil karya anak-anak.
Kegiatan ini tidak hanya menghibur, tapi juga mengedukasi dan menumbuhkan rasa percaya diri.
3. Kegiatan Keluarga di Rumah
Keluarga bisa ikut merayakan HAN secara sederhana namun bermakna, seperti:
- Mengajak anak berdiskusi tentang impian dan perasaannya.
- Melibatkan anak dalam memasak, berkebun, atau membuat kerajinan tangan.
- Memberi “hari khusus” untuk anak, di mana orang tua memberi perhatian penuh tanpa gangguan gadget atau pekerjaan.

