Ia menyebut mata kuliah favoritnya di kampus adalah studio perancangan, yang mengajarkannya berpikir konseptual dan membangun ide dari nol hingga menjadi visual yang utuh.
Dalam proyek Jumbo, Wahyu bertanggung jawab untuk mengatur pencahayaan serta menggabungkan elemen visual dari ratusan animator lain agar terlihat padu.
Meskipun tugas itu tidak ringan, latar belakang arsitekturnya membuat ia mampu berpikir sistematis dan menciptakan tampilan visual yang harmonis.
Sebelum terlibat di Jumbo, Wahyu juga bekerja dalam proyek Nussa The Movie (2021). Ia berharap bisa terus berkarya di dunia animasi, menghasilkan tontonan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga mengandung nilai positif dan edukatif bagi anak-anak Indonesia. (*)

