Ia sempat dipinjamkan ke SC Heerenveen pada paruh kedua musim 2023/2024, tetapi tetap kesulitan mendapat tempat utama setelah kembali ke Swansea.
Sementara itu, Oxford United memiliki dua pemain keturunan Indonesia, yakni Ole Romeny dan Marselino Ferdinan. Romeny mendapat lebih banyak kesempatan bermain, dengan mencatatkan 13 penampilan di Championship serta menyumbang satu gol untuk The U’s.
Sebaliknya, Marselino Ferdinan, yang baru berusia 20 tahun, masih terus berjuang menembus tim utama. Ia lebih sering bermain untuk tim U-21 Oxford, namun penampilannya dinilai cukup stabil dan menjanjikan.
Pertemuan antara ketiga pemain ini pun menjadi momen langka yang memperlihatkan eksistensi talenta Indonesia di kancah sepak bola Inggris, meskipun masing-masing masih menghadapi tantangan dalam meniti karier profesional di level tertinggi. (*)

