“Setiap kali musim gugur datang, rasanya seperti hidup di lukisan. Tapi di balik keindahan itu, ada juga rasa rindu rumah yang makin kuat,” ujarnya sambil tersenyum.
Musim gugur memang bukan sekadar perubahan cuaca. Di banyak negara Eropa, musim ini juga menjadi waktu panen anggur, festival kuliner, hingga liburan singkat untuk menikmati alam sebelum musim dingin tiba. Kota-kota seperti Paris, Munich, dan Budapest ramai dengan festival dan pasar musiman yang menjual cokelat panas, roti kayu manis, dan kerajinan tangan lokal.
Musim gugur selalu punya cara untuk menyentuh hati — mengajarkan bahwa setiap keindahan ada masanya, dan setiap perpisahan bisa seindah daun yang jatuh perlahan. Bagi siapa pun yang sempat menyaksikannya, autumn di Eropa bukan sekadar musim, tapi sebuah pengalaman yang menenangkan jiwa.

