Mainberita – OpenAI baru saja meluncurkan fitur terbaru dalam ChatGPT-4o yang memungkinkan pengguna membuat gambar dengan gaya visual khas Studio Ghibli.
Fitur ini langsung ramai digunakan di media sosial, dengan banyak orang mengubah foto diri, hewan peliharaan, bahkan tokoh publik ke dalam bentuk animasi ala Ghibli.
Namun, tren ini tidak sepenuhnya disambut positif. Hayao Miyazaki, pendiri Studio Ghibli yang dikenal sebagai sosok kritis terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam seni, kembali menyuarakan ketidaksetujuannya.
Menurut Miyazaki, AI memang bisa meniru bentuk dan gerak, namun tak mampu merepresentasikan kedalaman emosi manusia yang merupakan inti dari karya seni.
Baginya, seni bukan hanya soal visual yang memukau, tapi juga tentang menggambarkan perasaan dan pengalaman manusia secara autentik.
“Saya tidak akan pernah memakai teknologi semacam ini untuk karya saya. Menurut saya, AI adalah bentuk penghinaan terhadap kehidupan dan seni,” ujar Miyazaki dalam sebuah kutipan pada Jumat, 4 April 2025.

