5. Meminta Presiden untuk tidak mengkhianati demokrasi demi kepentingan keluarga dan kelompoknya.
6. Menghentikan intervensi politik dalam penetapan RUU Pilkada dan RUU bermasalah lainnya.
7. Menuntut pencabutan seluruh kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang bertentangan dengan konstitusi.
Aksi demonstrasi ini berlangsung tertib, meskipun diwarnai dengan pembakaran ban sebagai simbol protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap serampangan.
Koordinator aksi, Mukafi Ahmad Arsya, menyatakan bahwa tujuan utama dari demonstrasi ini adalah untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan mahasiswa kepada wakil rakyat di DPRD Jawa Timur.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRD Jawa Timur maupun pemerintah pusat terkait tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa. (*)

