Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengapresiasi inisiatif BPN Jatim. Menurutnya, kepastian hukum tanah penting bagi investasi dan kesejahteraan warga. Ia menyatakan GEMAPATAS melibatkan masyarakat untuk aktif memasang patok dengan dukungan pemerintah daerah, NU, Muhammadiyah, dan IPPAT.
Perwakilan Gubernur Jatim, Agung Subagyo, menyampaikan bahwa GEMAPATAS menunjukkan komitmen bersama menyukseskan program pertanahan nasional. Ia mengajak masyarakat menjaga patok batas dan menjadikan gerakan ini pedoman pentingnya kepastian hukum.
Desa Binaan akan menjadi miniatur pelaksanaan program unggulan seperti PTSL, redistribusi tanah, konsolidasi tanah, Lintor, serta pensertipikatan aset vital. Puncak kegiatan ditandai pemasangan patok simbolis sebagai awal gerakan serentak di seluruh Jatim dengan target 1.814.786 patok di 25 kabupaten, 193 kecamatan, dan 622 desa/kelurahan.(*)

