Sebagai solusi, pengasuh Pondok Pesantren Sabilu Taubah ini juga mengimbau para pengusaha sound horeg untuk menghindari hal-hal maksiat dan rajin mengikuti pengajian agar usahanya tetap berkah.
Di sisi lain, Muzahidin atau Mas Bre, pemilik Brewog Audio, juga menyampaikan pendapatnya. Ia menilai fatwa haram tersebut terkesan terlalu terburu-buru tanpa ada kajian mendalam. Mas Bre pun berharap agar para ulama dan pengusaha sound horeg bisa duduk bersama untuk berdiskusi mencari titik temu. Menurutnya, para pengusaha pun ingin tahu bagian mana dari praktik sound horeg yang dianggap melanggar oleh MUI.
1 2

