29.7 C
Tulungagung
Friday, April 10, 2026
Home Daerah Jelang Nataru, Sopir Bus Dirazia Ramp Check Ketat di Terminal Gayatri,...

Jelang Nataru, Sopir Bus Dirazia Ramp Check Ketat di Terminal Gayatri, 25 Sopir Negatif Narkoba

MainBeritaTulungagung – Mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), petugas gabungan menggelar razia angkutan bus di Terminal Gayatri Tulungagung, Kamis (18/12). Puluhan sopir dan kru bus menjalani pemeriksaan menyeluruh, mulai kelayakan kendaraan hingga tes urine.

Razia tersebut melibatkan Dinas Perhubungan, BNNK Tulungagung, serta Dinas Kesehatan. Sasaran utama adalah armada bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) yang keluar-masuk terminal.

Korsatpel Terminal Gayatri Tulungagung, Yono, mengatakan, pemeriksaan diawali dengan ramp check armada. Mulai dari kelengkapan surat kendaraan dan SIM sopir, hingga pengecekan fisik bus. “Lampu, sein, wiper, sampai kondisi ban kami periksa. Termasuk memastikan ban bukan vulkanisir,” jelasnya.

Hasilnya, seluruh armada yang diperiksa dinyatakan laik jalan. “Tidak ditemukan bus yang bermasalah. Kondisinya prima dan siap beroperasi,” tegas Yono

Selain itu, BNNK Tulungagung juga melakukan tes urine terhadap sopir dan kru bus. Plt. Kepala BNNK Tulungagung AKBP Damar Bastiar Amarapit menyebutkan, sebanyak 25 sopir dan kru bus yang diperiksa seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

“Tes urine dan pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek tensi dilakukan untuk memastikan kondisi pengemudi benar-benar fit,” ujarnya.

AKBP Damar menambahkan, kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba menjelang Nataru 2026. Pasalnya, tidak jarang sopir menggunakan obat-obatan peningkat stamina demi mengejar waktu tempuh.

“Obat semacam itu memang membuat sopir terlihat terjaga. Tapi otak bisa kehilangan respons. Ini yang berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan,” tandasnya.

Dengan razia ini, petugas berharap perjalanan masyarakat selama libur Nataru berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan. (ari)