“Tes urine dan pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek tensi dilakukan untuk memastikan kondisi pengemudi benar-benar fit,” ujarnya.
AKBP Damar menambahkan, kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini penyalahgunaan narkoba menjelang Nataru 2026. Pasalnya, tidak jarang sopir menggunakan obat-obatan peningkat stamina demi mengejar waktu tempuh.
“Obat semacam itu memang membuat sopir terlihat terjaga. Tapi otak bisa kehilangan respons. Ini yang berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan,” tandasnya.
Dengan razia ini, petugas berharap perjalanan masyarakat selama libur Nataru berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga tujuan. (ari)
1 2

