Mainberita Tulungagung – Tulungagung kembali menunjukkan bahwa kota ini memang tidak bisa diam. Setelah rutinitas lari setiap Jumat bersama Friday Running Community, kini giliran para pesepeda yang mengambil peran lewat kegiatan Sabtu Coffee Ride.

Debut perdana Coffee Ride digelar pada Sabtu, 10 Januari 2026. Titik start dimulai dari KM 0 Tulungagung, menyusuri rute sejauh kurang lebih 20 kilometer, sebelum akhirnya finish di Raos Kopi Tulungagung. Sebuah konsep sederhana, namun penuh makna: gowes santai, menikmati kota, lalu menutup perjalanan dengan secangkir kopi dan obrolan hangat.

Penggagas kegiatan, Rizki yang akrab disapa Sepor, menyampaikan bahwa Sabtu Coffee Ride akan menjadi agenda rutin setiap hari Sabtu. Kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, dengan berbagai jenis sepeda, kecuali e-bike. “Kami ingin membangkitkan kembali momen-momen indah bersepeda di Tulungagung. Siapa tahu, dari kegiatan ini kita bisa menemukan banyak rute menarik yang bisa memperkenalkan Tulungagung ke masyarakat lebih luas,” ujar Sepor.

Lebih dari sekadar olahraga, Coffee Ride membawa semangat eksplorasi dan kebersamaan. Jalan-jalan kota, jalur desa, hingga sudut-sudut yang jarang dilalui menjadi ruang cerita baru bagi para pesepeda. Setiap kayuhan bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang pengalaman.

