Mengenai kronologi insiden, Kemlu menjelaskan bahwa kebakaran bermula sekitar pukul 14.51 waktu setempat.
Dalam hitungan menit, api membesar, menyelimuti tujuh dari delapan blok apartemen dan menyemburkan asap pekat ke udara.
Tingkat alarm kebakaran yang awalnya berada pada level 1 terus meningkat hingga mencapai level 5—kategori paling berbahaya—pada pukul 18.22.
Rekaman lokasi menunjukkan perancah bambu yang digunakan untuk renovasi turut terbakar hebat, mempercepat penyebaran api.
Material tersebut, yang umum dipakai dalam konstruksi di Hong Kong, jatuh dalam keadaan menyala dan membuat kondisi semakin kacau.
Hingga saat ini, otoritas Hong Kong masih mengusut penyebab kejadian tersebut.
Sebanyak 11 orang telah diamankan untuk dimintai keterangan, sementara pemerintah berkomitmen melakukan investigasi menyeluruh, termasuk menelusuri kemungkinan unsur tindak kriminal di balik peristiwa tragis itu. (*)

