Bagi daerah, event seperti ini jadi ajang promosi wisata. Banyak pelari dari luar kota datang, ikut lomba, lalu sekalian jalan-jalan. Mereka posting pemandangan alam, kuliner, hingga keramahan warga. Secara tidak langsung, sport tourism menjadi iklan gratis bagi destinasi lokal.
Konsep sport tourism sebenarnya sederhana, yaitu olahraga mengundang orang datang, dan setiap kunjungan membawa uang berputar. Tapi dampaknya luar biasa. UMKM tumbuh, transportasi lokal bergerak, dan yang paling penting masyarakat ikut merasakan manfaat nyata dari event yang sehat dan positif.
Seperti kata salah satu pelari asal Tulungagung, “Saya datang buat lari, tapi yang bikin nagih justru setelah larinya, yaitu NGOPI, sarapan pecel dan bercanda bersama”.
Ternyata, lari bukan hanya tentang jarak tempuh, tapi juga tentang seberapa jauh ia bisa membawa senyum bagi ekonomi rakyat.

