Selain itu, sebanyak 588 personel gabungan disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara.
Perayaan tahun ini tidak hanya dihadiri oleh umat Tridharma yang melakukan ritual keagamaan, tetapi juga menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara.
Berbagai atraksi budaya, seperti pertunjukan barongsai, penerbangan lampion, dan tentunya tradisi penyembelihan kambing hitam, menjadi daya tarik utama yang menambah semarak perayaan Cap Go Meh di Palembang.
Selain itu, kuliner khas Cap Go Meh di Palembang juga cukup unik.
Jika di Jawa lontong Cap Go Meh menjadi makanan khas, di Palembang masyarakat Tionghoa menikmati Mie Panjang Umur, simbol harapan hidup yang panjang, serta kue keranjang yang disajikan dengan cara digoreng atau dikukus.
Bagi wisatawan, perayaan ini menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan karena selain menikmati keindahan budaya, mereka juga dapat merasakan keberagaman yang memperkaya warisan bangsa.
Apakah di kota Anda juga ada perayaan Cap Go Meh yang menarik?

