Sayat, yang penuh harapan, rutin menyisihkan uang demi membeli kupon tersebut, bermimpi suatu hari bisa membawa pulang hadiah utama sebesar Rp1 miliar.
Keajaiban itu pun datang pada Rabu, 9 Mei 1990, ketika suara penyiar radio menyebutkan nomor pemenang SDSB yang ternyata cocok dengan kupon miliknya.
“Delapan, empat, sembilan, tiga, tujuh… dan terakhir sembilan!” ucap penyiar radio yang kemudian dikutip oleh Harian Waspada (17 Mei 1990).
Kabar bahagia ini dikonfirmasi melalui surat kabar Pelita (22 Mei 1990) yang menyebut Sayat sebagai satu dari enam pemenang undian SDSB periode ke-14.
Nasib akhirnya berpihak kepada marbot sederhana ini, menjadikan kisah hidupnya penuh inspirasi. (*)
1 2

