Konten Menikah di Usia 19 Tahun Viral, Kreator TikTok Ini Tuai Pro dan Kontra


Mainberita – Seorang kreator konten perempuan berusia 19 tahun dengan akun TikTok @azkiavee tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Hal ini bermula dari sejumlah video yang ia unggah, yang secara terbuka membahas keputusan menikah di usia muda dan pandangannya tentang kedewasaan.

Melalui berbagai kontennya, @azkiavee secara konsisten membangun citra sebagai โ€œperempuan 19 tahun yang menikah mudaโ€.

Ia kerap membagikan sudut pandang pribadi terkait pernikahan, keberanian mengambil keputusan besar, serta makna kedewasaan di usia belia.

Dalam beberapa unggahan, ia juga menilai bahwa generasi Z saat ini cenderung terlalu ragu dan takut untuk memutuskan menikah.

Di tengah viralnya konten tersebut, sebagian warganet turut mengaitkan pernikahan @azkiavee dengan isu child grooming.

Baca Juga  Pelatihan SDM ATR/BPN Disusun, Sekjen Tekankan Peningkatan Kompetensi Pegawai Hadapi Tantangan Layanan

Anggapan ini muncul lantaran usia pernikahan yang dinilai masih sangat muda oleh publik. Diketahui, kreator tersebut menikah dengan seorang pria berusia 29 tahun, sehingga perbedaan usia keduanya turut menjadi sorotan.

Meski demikian, dari sisi hukum, pernikahan di usia 19 tahun diperbolehkan di Indonesia. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang menyebutkan bahwa perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita telah mencapai usia minimal 19 tahun. Dengan demikian, pernikahan tersebut tidak melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.

Kendati sah secara hukum, banyak warganet menilai polemik utama bukan terletak pada keputusan menikah muda, melainkan pada cara pesan tersebut disampaikan melalui konten media sosial.

Baca Juga  Prabowo: Makan Bergizi Gratis akan Berdayakan Ekonomi Pedesaan

Narasi yang dibangun dinilai bersifat persuasif dan berpotensi menjadi ajakan untuk menikah muda, seolah-olah pernikahan di usia dini merupakan tolok ukur kedewasaan, keberanian, dan kesuksesan hidup.

Dalam salah satu video yang diunggahnya, @azkiavee juga menyuarakan kritik terhadap apa yang ia sebut sebagai budaya extended adolescence.

Ia menyebut keputusan menikah dan merintis usaha di usia 19 tahun sebagai bentuk โ€œpemberontakan sadarโ€ terhadap budaya yang dianggap menunda proses kedewasaan.

Konten tersebut pun terus menuai beragam respons, mulai dari dukungan hingga kritik, dan kembali memicu diskusi publik soal pernikahan usia muda, kedewasaan, serta pengaruh narasi kreator di media sosial terhadap generasi muda. (***)

Baca Juga  Hoaks Kabar Meninggalnya Titiek Puspa, Kondisi Kini Membaik
- Advertisment -spot_img

Most Popular