Mainberita — Tepat tujuh hari pasca ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus berlangsung.
Hingga Ahad (5/10) pukul 18.00 WIB, alat berat seperti eskavator dan pemecah beton masih terus dikerahkan untuk mengais puing-puing bangunan empat lantai yang runtuh tersebut.
Satu per satu jasad korban mulai ditemukan dan dievakuasi, meski sebagian besar masih belum teridentifikasi.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Senin (6/10/2025) pukul 22.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi ini mencapai 61 orang.
Dari total tersebut, 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

