Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa total korban terdampak mencapai 167 orang, termasuk di antaranya korban luka dan meninggal dunia.
Sementara itu, berdasarkan pantauan rekan media di lokasi, tim pencarian dan pertolongan (SAR gabungan) terus bekerja tanpa henti menggunakan perlengkapan lengkap seperti alat pelindung diri (APD), helm keselamatan, sarung tangan, sepatu boots, dan kacamata khusus.
Setiap jasad yang ditemukan langsung dimasukkan ke kantong jenazah, disemprot cairan disinfektan, lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Seiring dengan semakin terbukanya akses di area reruntuhan, jumlah korban yang ditemukan pun terus bertambah.
Setiap temuan menjadi langkah penting bagi tim SAR dalam upaya menuntaskan proses pencarian dan memberikan kejelasan bagi keluarga korban yang menanti. (*)

