Akibat kegagalan tersebut, seluruh tabungannya habis, bahkan disebut berada di kondisi minus. Tak hanya itu, tiga unit mobil pribadinya juga terpaksa dijual untuk menutupi biaya kampanye.
“Tabungan habis, nol, bisa dibilang minus. Tiga mobilku juga ludes gara-gara nyaleg,” lanjutnya.
Meski begitu, Krisna menilai dana yang ia keluarkan masih tergolong kecil dibandingkan dengan beberapa kandidat lain. Ia menyebut ada yang menghabiskan dana hingga Rp15–20 miliar untuk kampanye legislatif.
Krisna pun mengaku syok saat mengetahui dirinya tidak lolos ke Senayan, sementara hartanya sudah terkuras habis demi pencalonan tersebut. (*)
1 2

