3. Mengangkat Kontribusi Santri di Era Modern
Hari Santri juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa santri bukan hanya ahli agama, tetapi juga mampu berperan di berbagai bidang modern: teknologi, ekonomi kreatif, sosial, hingga kepemimpinan nasional.
Kini, banyak santri yang menjadi inovator, akademisi, dan pemimpin muda yang tetap menjunjung nilai-nilai pesantren dalam kiprahnya. Inilah bukti bahwa semangat santri relevan sepanjang masa.
4. Memupuk Semangat Kebangsaan dan Persatuan
Perayaan Hari Santri juga menjadi ajang memperkuat rasa cinta tanah air dan persatuan nasional. Santri dari berbagai daerah berkumpul, menunjukkan keberagaman yang tetap bersatu dalam satu semangat: “Hubbul Wathan Minal Iman” – Cinta Tanah Air adalah bagian dari iman.
Hari Santri Nasional bukan hanya milik santri, tetapi milik seluruh bangsa Indonesia.
Dengan memperingatinya, kita belajar menghargai sejarah, memperkuat moral, dan meneguhkan semangat kebangsaan di tengah zaman yang terus berubah. (*)

