Apalagi jika melihat teman-teman sudah lulus lebih dulu. Skripsi pun terasa seperti beban berat yang sulit diselesaikan.
5. Keterbatasan Akses Referensi
Sulit menemukan jurnal, buku, atau data yang sesuai juga menjadi alasan skripsi mandek. Mahasiswa akhirnya menghabiskan banyak waktu hanya untuk mencari bahan, tanpa benar-benar mulai menulis.
6. Kendala Teknis atau Metodologi
Sebagian mahasiswa bingung memilih metode penelitian atau tidak memahami cara menganalisis data.
Hal ini bisa membuat mereka stuck di bagian metode atau hasil, terutama jika tidak segera meminta bantuan atau bimbingan.
7. Sibuk Bekerja atau Kegiatan Lain
Mahasiswa yang sudah bekerja sering kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan skripsi. Akhirnya, skripsi hanya dikerjakan saat ada waktu luang, yang seringkali sangat terbatas.
Lambatnya penyelesaian skripsi bukan semata karena tidak mampu, tapi lebih kepada kurangnya strategi, konsistensi, dan dukungan.
Dengan mengenali hambatan-hambatan ini, mahasiswa bisa mulai mencari solusi dan bangkit kembali menyelesaikan tanggung jawab akademiknya. Karena satu langkah kecil hari ini bisa membawamu lebih dekat ke garis akhir! (*)

