Gunung berapi yang tingginya sekitar 500 meter itu berada di kawasan Lembah Rift, daerah yang dikenal memiliki aktivitas geologi tinggi akibat pertemuan dua lempeng tektonik.
Awan abu dari letusan ini terdeteksi bergerak hingga ke Yaman, Oman, India, dan Pakistan bagian utara.
Wilayah Afar yang rawan gempa membuat warga turut merasakan dampaknya.
Salah satu penduduk, Ahmed Abdela, mengaku mendengar suara menggelegar dan merasakan getaran kuat.
“Seperti ada bom yang tiba-tiba meledak bersama asap dan abu,” ceritanya.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap putih tebal membumbung ke udara.
Menurut Smithsonian Institution’s Global Volcanism Program, Hayli Gubbi belum pernah tercatat meletus selama masa Holosen, periode yang dimulai sekitar 12.000 tahun lalu setelah berakhirnya zaman es terakhir. (**)
Sumber: Kumparan, detik.

