Mainberita – Demonstrasi mahasiswa telah menjadi bagian dari sejarah politik dan sosial di berbagai negara.
Mahasiswa sering kali menjadi garda terdepan dalam menyuarakan perubahan, menentang ketidakadilan, dan memperjuangkan hak-hak masyarakat. Namun, bagaimana awal mula demonstrasi mahasiswa terjadi?
Akar Sejarah Demonstrasi Mahasiswa
Gerakan mahasiswa bukanlah fenomena baru. Sejak abad ke-19, mahasiswa di berbagai negara sudah terlibat dalam gerakan sosial dan politik.
Salah satu contoh awal terjadi di Rusia pada tahun 1860-an, ketika mahasiswa melakukan protes terhadap kebijakan pendidikan yang dianggap tidak adil.
Di Prancis, mahasiswa juga memainkan peran penting dalam Revolusi 1848 yang menuntut demokrasi dan hak sipil.
Di Indonesia, demonstrasi mahasiswa mulai berkembang pada awal abad ke-20, terutama saat pergerakan nasional untuk kemerdekaan.
Mahasiswa dari organisasi seperti Budi Utomo (1908), Perhimpunan Indonesia (1920-an), dan kelompok pemuda dalam Sumpah Pemuda (1928) aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan Belanda.
Pemicu Demonstrasi Mahasiswa
Demonstrasi mahasiswa umumnya dipicu oleh beberapa faktor utama, seperti:
1. Ketidakadilan Sosial dan Ekonomi – Mahasiswa sering kali menentang kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat kecil, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok atau kebijakan pendidikan yang tidak merata.
2. Represi Politik – Rezim otoriter yang membatasi kebebasan berpendapat menjadi alasan utama gerakan mahasiswa muncul.
3. Inspirasi dari Gerakan Dunia – Gerakan mahasiswa di suatu negara sering kali terinspirasi oleh peristiwa serupa di negara lain.

