Oleh: Yan Christanto
Mainberita – Trail run bukan lagi sekadar olahraga menaklukkan medan pegunungan. Ia telah berkembang menjadi gaya hidup baru, tempat pelari memadukan kemampuan bertahan, kecintaan pada alam, dan tentu saja “Style”. Ya, outfit trail run hari ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga tentang identitas.
Di jalur tanah, batu, akar pohon, sampai tanjakan ekstrem, pelari dituntut serba siap. Maka lahirlah inovasi outfit yang semakin teknis. Kaos ultralight yang cepat kering, celana 2-in-1 anti chafing, dan jaket tipis anti-angin adalah perlengkapan dasar yang kini sudah dianggap wajib. Belum lagi sepatu trail dengan “gigi gerigi” agresif yang siap mencengkeram tanah basah, memastikan setiap langkah tetap stabil. Teknologi outsole dan plate pelindung batu membuat sepatu trail bukan hanya nyaman, tapi juga “tahan tempur”.
Di dunia trail run, salah satu simbol kasta paling terlihat adalah hydration vest. Benda inilah yang membedakan pelari gunung dari pelari biasa. Didesain ringan namun penuh kantong, vest ini mampu menampung gel energi, air, jaket kecil, hingga perlengkapan darurat. Desainnya pun makin keren: slim, minimalis, dan penuh warna. Tak jarang, pelari mengenakan vest bukan hanya demi fungsinya, tetapi juga untuk tampil konsisten di foto-foto race.

