Meski secara resmi menerima gaji tahunan sebesar 384.000 poundsterling (sekitar Rp 7,3 miliar), Paus Fransiskus memilih untuk tidak mengambil gaji tersebut dan menyerahkannya kepada dana khusus dan lembaga perwalian.
Walaupun kebutuhannya sehari-hari tetap ditanggung oleh Vatikan—termasuk makanan, pakaian, dan perjalanan—jumlah kekayaan pribadi Paus Fransiskus masih menjadi topik perdebatan.
Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa ia hanya meninggalkan harta kurang dari 100 poundsterling (sekitar Rp 2,2 juta).
Sebagai perbandingan, kekayaan negara Vatikan sendiri diperkirakan berada di kisaran 10 hingga 15 miliar dolar AS (sekitar Rp 167 triliun hingga Rp 251 triliun), menurut laporan dari Time.
Kesederhanaan hidup Paus Fransiskus juga berkaitan erat dengan latar belakangnya sebagai anggota ordo Jesuit, yang dikenal dengan komitmen untuk hidup melayani Kristus dan menjauhi kekayaan duniawi. (*)

