BLITAR – pelayanan pertanahan di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mengalami perubahan dan peningkatan mulai awal tahun 2026. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menegaskan bahwa sebagian besar proses bisnis kementerian berfokus pada pelayanan publik, sehingga kualitas layanan harus terus diperbaiki dan dievaluasi secara berkala.
Nusron menyampaikan, evaluasi pelayanan akan dilakukan setiap tiga bulan sepanjang 2026. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada lagi penumpukan dokumen dan pelayanan berjalan lebih terukur. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk membangun visi pelayanan yang mampu memberikan kepuasan kepada masyarakat.
Menurut Nusron, peningkatan pelayanan pertanahan tidak hanya soal kepastian hukum, tetapi juga kepastian waktu penyelesaian berkas. Masyarakat diharapkan dapat mengetahui secara jelas tahapan proses layanan sesuai batas waktu yang ditetapkan.

