Program ini bersifat kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak agar anak-anak mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Menariknya, kendaraan antar-jemput ini tidak hanya digunakan untuk menjemput anak, tetapi juga dipakai untuk mengajak mereka berkeliling kota sebagai salah satu cara memulihkan semangat belajar.
Dengan pendekatan ini, Pemerintah Kota Blitar berharap dapat menjangkau anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan karena faktor ekonomi, kondisi lingkungan, maupun persoalan psikologis.
1 2

