Namun, Zulfi kemudian memecahkan kaca pintu dan jendela untuk masuk. Beberapa pedagang lain juga melarikan diri karena ketakutan.
Zulfi bahkan sempat berteriak meminta pertolongan kepada “Pak Prabowo” sambil mengaku sedang diserang dari arah selatan.
Ia baru berhasil ditenangkan dan diamankan setelah dua teman dan seorang tetangganya datang dan membujuknya, lalu dibawa ke RSUD dr. Iskak Tulungagung dengan ambulans untuk mendapat perawatan.
Kapolsek Boyolangu, AKP Tarmadi, menyampaikan bahwa pihak keluarga Zulfi telah dipertemukan dengan pemilik barbershop.
Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta dan keluarga bersedia menanggung semua biaya. Disebutkan juga bahwa Zulfi mengalami depresi berat usai bercerai dari istrinya. (*)

