“Ketika keberadaan dan kontribusi santri telah diakui di masa lalu, maka kini tantangannya adalah bagaimana peran kita dalam mengisi 80 tahun Indonesia merdeka. Santri tidak boleh disingkirkan dalam panggung Indonesia. Santri harus bertransformasi dan berkontribusi nyata bagi bangsa,” tegasnya.
Pernyataan itu menegaskan bahwa santri bukan hanya penjaga nilai-nilai moral dan agama, tetapi juga harus menjadi bagian penting dari pembangunan nasional. Menurutnya, santri perlu menyiapkan diri untuk berkiprah di berbagai sektor strategis seperti politik, teknologi, ekonomi, kesehatan, hingga energi.(*)
1 2

