Menghadapi keterbatasan anggaran, Mas Ipin menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk membentuk Satgas Daya (Satuan Tugas dan Kelompok Swadaya) Anti Jalan Berlubang.
Satgas ini bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat dengan memperbaiki jalan secara bertahap, meskipun anggaran pembangunan belum dapat berjalan optimal.
Dalam pidatonya, Mas Ipin juga menegaskan visi pemerintahannya selama lima tahun ke depan, yaitu “Mewujudkan Trenggalek Adil dan Makmur.” Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun perekonomian yang inklusif dan regeneratif, yaitu ekonomi yang tidak merusak lingkungan dan tetap berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Dengan fokus pada efisiensi anggaran, pembangunan infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerintahan baru Trenggalek berupaya menciptakan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat serta memastikan kesejahteraan yang merata. (*)

