Selain memperkuat ketahanan pangan, Tito menambahkan bahwa Kopdes juga dapat mengurangi ketergantungan petani pada tengkulak, rentenir, dan pinjaman online (pinjol). Dengan sistem koperasi yang sehat, desa bisa lebih mandiri secara ekonomi dan sosial.
Selain itu, ia memastikan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih tidak akan mengganggu alokasi anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDesa), karena anggaran desa telah dirancang sesuai kebutuhan masing-masing.
“Sebanyak 70% APBDesa berasal dari inisiatif desa sesuai kebutuhan daerahnya, sementara 30% lainnya mengakomodir program nasional,” jelas Tito. (*)
1 2

