Menurut Sudaryono, Presiden ingin memastikan bahwa hukum ditegakkan agar tidak ada lagi pihak yang mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat.
Kasus ini pertama kali terungkap setelah Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak dan menemukan ketidaksesuaian takaran pada kemasan MinyaKita. Produk yang seharusnya berisi 1 liter ternyata hanya sekitar 750-800 mililiter, yang langsung memicu perhatian pemerintah. (*)
1 2

