Contohnya orang lanjut usia, sakit kronis, atau kondisi medis yang tidak memungkinkan berpuasa kembali.
Dalam kondisi ini, syariat menggantinya dengan fidyah, yaitu memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.
Bentuk fidyah dapat berupa:
- makanan siap saji, atau
- bahan pokok seperti beras, sesuai takaran kebutuhan harian di daerah masing-masing.
5. Tidak Menggabungkan Qadha dengan Niat Lain
Meski sebagian ulama membolehkan menggabungkan niat qadha dengan puasa sunah, banyak yang lebih menganjurkan agar qadha dilakukan pada hari khusus dan tidak digabungkan dengan niat lainnya agar ibadah wajib lebih sempurna.
6. Segera Tunaikan Sebelum Ramadan Tiba
Para ulama sepakat bahwa qadha puasa wajib diselesaikan sebelum Ramadan berikutnya.
Membayar di akhir-akhir waktu boleh saja, tetapi lebih baik disegerakan agar tidak menumpuk dan agar lebih tenang menjelang masuknya bulan suci.
Momen sebelum Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi ibadah tahun lalu, termasuk melunasi hutang puasa.
Dengan menyelesaikan qadha, umat muslim dapat memasuki bulan suci tahun ini dengan hati lebih tenang dan siap menyambut pahala yang berlipat.
Bagi masyarakat yang baru memulai mengganti puasa atau masih ragu mengenai tata caranya, para ulama, ustaz, dan lembaga keagamaan di berbagai daerah biasanya juga menyediakan bimbingan menjelang Ramadan. (**)

