Menurut Pudji, semangat HANTARU harus dimaknai lebih luas, tidak hanya sebatas urusan administrasi pertanahan dan tata ruang, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, gotong royong, dan solidaritas. Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari panitia HANTARU 2025, tim Palang Merah Indonesia (PMI), hingga para pegawai yang ikut mendonorkan darahnya.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang nyata dan menjadi teladan bahwa keluarga besar Kementerian ATR/BPN bukan hanya bekerja untuk negara, tetapi juga hadir untuk kemanusiaan,” tuturnya.(*)
1 2

