Jersey ini dirancang bukan hanya untuk dipakai, tetapi untuk dirayakan. Tiap garis dan lekuknya mewakili perjuangan, dari langkah awal hingga titik puncak di mana udara terasa lebih tipis namun perasaan bangga justru lebih tebal.
“Jersey ini seperti kartu identitas seorang pejuang. Siapa pun yang memakainya, sadar atau tidak, sedang mengirim pesan bahwa ia siap menantang diri sendiri,” ujar salah satu panitia.
Begitu rilis diumumkan, kolom komentar di media sosial event langsung ramai. Beberapa bahkan mempertanyakan apakah ada official merchandisenya yang mencerminkan bahwa jersey ini bisa menjadi koleksi wajib tahunan.
Melalui peluncuran jersey ini, Roof of Tulungagung menegaskan posisinya sebagai salah satu event lari paling ditunggu di Tulungagung. Bukan hanya karena rutenya yang menantang, tetapi karena atmosfer dan pride yang menyertainya.
Dengan membawa spirit “Urus dirimu!”, event ini kembali mengajak setiap peserta untuk tidak hanya berlari, tetapi menghadapi diri sendiri.
Siap atau tidak, Roof of Tulungagung 2025 sudah memanggil.

