“Kami berterima kasih atas penerimaan dan dukungan RSUD dr Iskak kepada mahasiswa kami. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan umpan balik untuk memastikan capaian kompetensi sesuai standar dokter gigi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr Iskak, dr. Moch. Ravi Tanwirul Afkara, M.MRS, menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung proses pendidikan klinis mahasiswa FKG UB. Menurutnya, penguatan stase IPC dan Emergency Medicine menjadi aspek penting dalam membekali calon dokter gigi dengan kemampuan respons awal pada situasi kegawatdaruratan.
Pada stase IPC, mahasiswa turut mengikuti morning report dan berinteraksi langsung dengan berbagai profesi kesehatan di ruang perawatan maupun poliklinik. Program ini dirancang untuk memperkuat orientasi lingkungan kerja, komunikasi lintas disiplin, serta pemahaman alur pelayanan pasien di rumah sakit umum.
Melalui kunjungan ini, kedua institusi berharap terjalin sinergi yang semakin solid antara standar akademik dan praktik klinis di lapangan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan dokter gigi yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga adaptif, sigap dalam kondisi darurat, dan mampu bekerja dalam tim multidisiplin.

