Perkembangan teknologi juga berpengaruh, di mana banyak orang menghabiskan waktu ngabuburit dengan bermain media sosial atau menonton konten digital.
Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi ngabuburit yang unik. Di Yogyakarta, misalnya, masyarakat sering ngabuburit di Alun-Alun Kidul atau kawasan Malioboro sambil menikmati suasana senja.
Di Jakarta, ngabuburit sering dilakukan di taman kota, pusat perbelanjaan, atau kawasan kuliner seperti Pasar Benhil. Sementara itu, di daerah pesisir seperti Makassar atau Bali, ngabuburit sering diisi dengan menikmati pemandangan matahari terbenam di tepi pantai.
Budaya ngabuburit telah ada sejak lama dan terus berkembang seiring perubahan zaman. Awalnya berasal dari budaya Sunda, kini ngabuburit telah menjadi bagian dari tradisi Ramadhan di seluruh Indonesia.
Dengan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan, ngabuburit tidak hanya menjadi momen menunggu berbuka, tetapi juga kesempatan untuk bersosialisasi dan menikmati kebersamaan di bulan suci.
Apakah kamu punya tradisi ngabuburit favorit? Bagikan pengalamanmu di komentar. (*)

