4. Mobil Otonom dan AI Navigasi
Meski belum sepenuhnya bebas pengawasan manusia, teknologi kendaraan otonom terus berkembang.
AI kini digunakan untuk mengelola sistem transportasi, memperkirakan lalu lintas secara real-time, serta mendukung efisiensi pengiriman logistik. Perusahaan seperti Tesla, Waymo, dan Baidu menjadi pionir dalam penerapan AI untuk mobil pintar.
5. AI untuk Dunia Pendidikan
AI juga merevolusi cara belajar. Platform pembelajaran adaptif seperti Khanmigo (Khan Academy + GPT) dan layanan bimbingan belajar AI lokal semakin banyak digunakan. AI mampu memahami kelemahan siswa, menyesuaikan materi belajar, dan memberikan evaluasi yang personal.
6. Deepfake dan Synthetic Media
Meski banyak menimbulkan pro dan kontra, deepfake masih menjadi teknologi populer di tahun 2025, terutama untuk industri hiburan dan pemasaran.
Dengan regulasi yang mulai ditegakkan, penggunaan deepfake lebih diarahkan untuk tujuan kreatif seperti film, iklan, dan edukasi.
7. AI di Bidang Keamanan Siber
Ancaman digital semakin kompleks, dan AI menjadi garda depan pertahanan siber. AI kini digunakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time, mengenali pola peretasan, dan merespons insiden keamanan secara otomatis.
Tahun 2025 menandai era di mana AI bukan hanya alat bantu, melainkan mitra kerja di hampir setiap aspek kehidupan.
Kemajuan ini membuka banyak peluang, namun juga menuntut regulasi dan etika penggunaan yang lebih kuat agar tidak menimbulkan dampak negatif. (*)

