“Identitasnya terkonfirmasi melalui proses identifikasi dan juga dikonfirmasi ke keluarga korban lewat video call,” ujar Ipda Nanang, Rabu (9/7/2025). Pihak keluarga membenarkan bahwa Suyanti memang mengalami depresi. Hasil pemeriksaan juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pada Selasa malam, jenazah Suyanti dipulangkan ke rumah duka di Bojonegoro. Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami penyebab Suyanti bisa sampai hanyut hingga ditemukan meninggal di Sungai Brantas.
Penemuan jasad perempuan ini sempat mengejutkan warga setempat. Jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB oleh seorang warga yang sedang melintas di tepi sungai. Karena posisinya tersangkut di batu padas di tengah aliran sungai, proses evakuasi memerlukan perahu karet untuk menarik jenazah ke tepi.

