Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen Wahyu Yudhayana, menegaskan bahwa investigasi internal sedang berjalan intensif demi memastikan tidak terulangnya kejadian serupa.
Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan komitmennya untuk menanggung seluruh biaya hidup dan pendidikan anak-anak dari para korban jiwa.
Ia menyampaikan bahwa negara tidak boleh lepas tangan dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya protokol keamanan dalam pemusnahan bahan peledak dan senjata militer.
Di sisi lain, apresiasi juga patut diberikan kepada para pekerja sipil yang selama ini turut terlibat mendukung tugas pertahanan, meski tak berseragam. Kini, perhatian tertuju pada hasil investigasi yang diharapkan dapat menjawab banyak pertanyaan masyarakat terkait musibah ini. (*)

