“Bukan gitu, aku cuma—” Angga menahan ucapannya. Ia hanya takut, takut kehilangan Gina bukan karena jarak, tapi karena seseorang yang mungkin sedang mengisi hari-hari Gina di sana.
Di sisi lain, Gina pun punya kecemasan yang sama.
Ia melihat postingan media sosial Angga yang makin sering keluar dengan teman-teman, termasuk seorang wanita yang ia tak kenal.
Dian. Senyum Dian dalam foto-foto itu membuat hatinya sesak.
Siapa dia? Kenapa Angga terlihat nyaman bersamanya?
(Bersambung..)
1 2

